February 23, 2020

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kapulaga

Ciri – Ciri Klasifikasi Tanaman Kapulaga

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Tracheobionta
  • Sub divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Sub kelas : Comellinidae
  • Ordo : Zingiberales
  • Famili : Zingiberaceae
  • Genus : Amomum
  • Spesies : Amomum Cardamomum

Tanaman kapulaga memiliki umbi akar dengan ketinggian antara 2 s/d 3 cm berdaun lonjong berujung runcing serta memiliki panjang sekitar 30 cm dan lebar 10 cm. Buah berada di dalam tandan berbentuk bulat kecil kadang – kadang berbulu dan berwarna kuning kelabu, apabila matang akan pecah lalu membelah berdasarkan ruang – ruangnya.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kapulaga
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kapulaga

Buah memiliki sifat kotak sejati berbentuk jorong atau bulat panjang yang kadang – kadang hampir bulat mengembung atau agak keriput, panjang 1 cm hingga 1,8 cm dengan lebar kurang lebih 1,5 cm pada permukaan luar terlihat licin atau bergaris – garis membujur berwarna kecokelatan atau kuning muda kecokelatan dengan masing – masing buah beruang 3 yang dipisahkan satu dengan yang lainnya oleh septum.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Merah

Dalam ruang tersebut di atas terdapat 2 deret biji yang terletak dalam massa lengket dan menempel cukup kuat pada plasenta sumbu.

Biji bersangkutan memiliki warna cokelat kemerahan muda atau cokelat kemerahan tua dengan ukuran panajng sekitar 3 mm hingga 5 mm dan lebar 2 mm sampai 3,5 mm dalam bentuk tidak beraturan bersudut – sudut dengan permukaan biji berkerut – kerut. Biji diselubungi oleh selaput biji tipis berwarna cokelat muda atau tidak berwarna yang irisan melintang terlihat kulit biji berwarna cokelat kehitaman.

Mengenal Kandungan Kimia Dalam Tanaman Kapulaga

Buahnya banyak mengandung minyak atsiri terutama mengandung sineol, terpineol, dan borneol. Kadar sineol dalam buah rata – rata sekitar 12 persen juga buah ini banyak mengandung saponin, flavonoida, senyawa – senyawa polifenol, mangan, pati, gula, lemak, protein dan silikat.

Biji – biji tanaman kapulaga banyak mengandung 3 s/d 7 persen minyak atsiri yang terdiri atas terpineol, terpinil asetat, sineol, alfa borneol, dan beta kamfer.

Di samping itu biji juga banyak mengandung minyak lemak, protein, kalsium oksalat dan asam kersik dengan penyulingan dari biji diperoleh minyak atsiri yang disebut oleum cardamom digunakan sebagai stimulans dan pemberi aroma.

Beberapa penelitian menjelaskan lebih lanjut tentang rendemen minyak atsiri yang diperoleh dari destilasi uap sebesar 1 persen untuk selanjutnya teridentifikasi dengan menggunakan beberapa alat / media menunjukkan adanya gugusan C – H alkil, metal, C – H Aril, OH bebas dan karbonil. Sedangkan dengan menggunakan media berupa GC – MS diperoleh bahwa terdapat senyawa alpha pinen, sabinen, beta pinen, sineol, 3 sikloheksen – 1 – methanol, dan yang lainnya.

Penelitian lain menjelaskan bahwa biji – biji kapulaga mengandung 2 persen alpha pinena, 0,2 persen betha pinena, 2,8 persen sabinena, 1,6 persen myrsena, 0,2 persen alpha phellandrene, 11,6 persen limonene, 36,3 persensineol, sekitar 0,7 persen terpinena dan zat – zat kimia lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh serta sebagai fungsi rempah – rempah pada umumnya.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi kapulaga, semoga bermanfaat bagi para pembaca yang membutuhkan informasi ini.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Durian 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *