August 13, 2020

6 Cara Budidaya Tanaman Kelapa Hibrida

Cara Budidaya Tanaman Kelapa Hibrida – Kelapa merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang memiliki kegunaan yang sangat banyak dan beragam. Hingga tidak bisa dipungkiri lagi bahwa tanaman kelapa merupakan salah satu komoditas penting dalam industri dunia, hal tersebut mengakibatkan perkebunan kelapa merupakan salah satu bisnis yang menggiurkan.

6 Cara Budidaya Tanaman Kelapa Hibrida
6 Cara Budidaya Tanaman Kelapa Hibrida

Ada beberapa cara mengenai bagaimana cara budidaya tanaman kelapa hibrida, diantaranya yaitu :

  1. Peremajaan

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah usia dari tanaman kelapa itu sendiri. Apabila tanaman sudah mencapai lebih dari 50 tahun dengan ketinggian mencapai 15 meter, maka tanaman tersebut sudah dapat dikatakan layak untuk dilakukan proses peremajaan dengan tanaman baru. Pohon kelapa yang dalam proses produksinya kurang dari tiga butir kelapa setiap tahunnya, berarti pohon tersebut hanya menghasilkan 0,5 ton kopra per hektarnya yang juga perlu untuk dilakukan proses peremajaan.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Seledri

  1. Pembibitan

Hal yang penting dan utama dalam menanam tanaman kelapa adalah dengan memilih bibit yang unggul, dengan tujuan agar produksi buah dapat berjalan lebih cepat dan juga optimal. Proses persiapan benih, dapat dilakukan secara bertahap kurang lebih selama 5-12 bulan sebelum ditentukan masa tanam. Bibit yang siap untuk dipindahkan, berumur kurang lebih 5-8 bulan.

  1. Pembuatan Lubang Tanam

Anjir, dapat dipasang sebagai penanda pembuatan lubang tanam dan dipasang sepanjang pematang dengan jarak yang sudah ditentukan. Jarak idealnya adalah 5 x 6 meter atau 4 x 7 meter. Bubang tanam dapat digali sebulan sebelum proses penanaman bibit dengan ukuran 40 x 40 x 50 cm. Ukuran lubang dapat disesuaikan dengan berat tanah.

  1. Penyesuaian Lubang Tanah

Apabila tanah memiliki berat yang lebih berat, maka lubang tanam sebaiknya yang lebih besar, begitupun dengan sebaliknya. Sebelum bibt ditanam kurang lebih 2-4 minggu sebelumnya lubang tanam perlu untuk ditimbun dengan campuran tanah dan kurang lebih 20 kg pupuk organik maupun pupuk lain sesuai kebutuhan. Setelah itu bibit sudah dapat ditanam dilubang yang sudah disediakan sedalam 10 cm dari permukaan tanah.

  1. Pemeliharaan Tanaman

Hindari tanaman dari hama dan gulma. Agar pertumbuhan tanaman dapat tumbuh secara optimal. Gulma perlu dikendalikan setiap dua bulan sekali dengan radius satu meter untuk tanaman yang masih muda, sedangkan untuk tanaman yang sudah dewasa dengan radius dua meter. Apabila tanaman terserang penyakit, potonglah bagian tanaman yang terserang penyakit, agar tidak menyebar ke bagian yang lainnya.

  1. Pemupukan

Penggunaan pupuk diperlukan agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Pemupukan dapat dilakukan selama dua kali dalam setahun. Pemupukan dilakukan pada awal dan juga akhir tahun musim penghujan, dengan jumlah perpohonnya 100-400 gram pupuk TSP, untuk pupuk urea 500-700 gram dan KCL 600 gram sampai 1 kg. Pemberian pupuk dilakukan secara melingkar dengan radius kurang lebih satu meter dari tanaman kelapa yang masih muda danuntuk tanaman dewasa beradius 2 meter sedalam 15 cm.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Eceng Gondok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *